Sunday, November 17, 2013

Hubungan Budaya Dengan Sastra

Pengertian Budaya

       
            Kata budaya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat-istiadat. Secara tata bahasa, pengertian kebudayaan diturunkan dari kata budaya yang cenderung menunjuk pada pola pikir manusia. Kebudayaan sendiri diartikan sebagai segala hal yang berkaitan dengan akal atau pikiran manusia, sehingga dapat menunjuk pada pola pikir, perilaku serta karya fisik sekelompok manusia

Beberapa pengertian kebudayaan berbeda dengan pengertian di atas, yaitu:
  1. Kebudayaan adalah cara berfikir dan cara merasa yang menyatakan diri dalam seluruh segi kehidupan sekelompok manusia yang membentuk kesatuan sosial (masyarakat) dalam suatu ruang dan waktu.
  2. Kebudayaan sebagai keseluruhan yang mencakup pengetahuan kepercayaan seni, moral, hukum, adat serta kemampuan serta kebiasaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat.
  3. Kebudayaan merupakan hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya yaitu masyaraakat yang menghasilkan tekhnologi dan kebudayaan kebendaan yang terabadikan pada keperluan masyarakat. Rasa yang meliputi jiwa manusia yaitu kebijaksanaan yang sangat tinggi di mana aturan kemasyarakatan terwujud oleh kaidah-kaidah dan nilai-nilai sehingga denga rasa itu, manusia mengerti tempatnya sendiri, bisa menilai diri dari segala keadaannya.

  Pengertian Sastra

Kesusasteraan pada lahiriahnya merupakan wujud dalam masyarakat manusia melalui bentuk tulisan dan juga wujud dalam bentuk lisan. Dalam kehidupan sehari-harian, kedua bentuk kesusasteraan sememangnya tidak terpisah dari pada kita. Misalnya, kita akan mendengar musik yang mengandungi lirik lagu yang merupakan hasil sastra. Dan kita sendiri pula akan menggunakan berbagai peribahasa dan pepatah yang indah-indah yang sebenarnya juga merupakan kesusasteraan.

2.      Bentuk-bentuk kesusasteraan.
Kesusasteraan dapat dilahirkan dalam berbagai bentuk bahasa. Dan secara kasarnya ia boleh dikategorikan kepada dua kategori yang besar menurut bentuk bahasa yang digunakan, yakni:

·         Prosa : merujuk kepada hasil kesusteraan yang ditulis dalam ayat-ayat biasa, yakni dengan menggunakan tatabahasa mudah. Biasanya ayat-ayat dalam kesusasteraan akan disusun dalam bentuk karangan. Prosa adalah satu bentuk kesusasteraan yang lebih mudah difahami berbanding dengan puisi. Contoh bagi kesusasteraan prosa ialah: cerpen, novel,skrip drama,essei dan sebagainya. 

·         Puisi : merujuk kepada hasil kesusasteraan yang ditulis dengan "tidak menuruti tatabahasa". Ia sebenarnya tidak terdiri daripada ayat-ayat yang lengkap, melainkan terdiri daripada frasa-frasa yang disusun dalam bentuk baris-barisan. Pada lazimnya, puisi merupakan bahasa yang berirama dan apabila dibaca pembaca akan berasa rentaknya. Contoh bagi kesuasteraan puisi termasuklah: Sajak, Syair, Pantun, Gurindam, Lirik, Seloka, Mantera dan sebagainya. Ilmu Budaya dalam Kesusteraan merupakan perpaduan unsur seni kebudayaan dengan kehidupan manusia, dimana dalam proses kehidupannya manusia sering kali melakukan sesuatu.
 
          Selain memiliki hubungan dengan bahasa, budaya juga memiliki hubungan dengan prosa. Prosa, yang termasuk dalam sastra, terkadang disebut-sebut sebagai narrative fiction, prose fiction, atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia, sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan di definisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan umumnya dipakai untuk roman, novel, atau cerita pendek.
Dalam kesusastraan, kita mengenal prosa lama dan baru, yakni:
  • Contoh-contoh prosa lama:
a. Dongeng
b. Hikayat
c. Sejarah
d. Epos
Cerita pelipur lara
  • Prosa baru meliputi:
a. Cerita pendek
b. Roman
c. Biografi
d. Kisah
e. Otobiografi

Dalam keberadaanya, prosa memiliki beberapa nilai-niali yang dapat diperoleh, yakni:
-          Prosa fiksi dapat memberikan kesenangan atau memberikan hiburan bagi pembacanya, dapat mengembangkan imajinasi dalam mengenal karakter tokoh ataupun daerah
-          Prosa fiksi dapat memberikan informasi yang belum tentu terdapat pada ensiklopedia.
-          Prosa fiksi memberikan nilai-nilai kultural atau kebudayaan


           Berdasarkan informasi-informasi yang ada, budaya dengan sastra adalah hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena memiliki ketergantungan satu sama lain. Sebagai contoh, ada yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi oleh budaya, sehingga segala hal yang terdapat dalam kebudayaan akan tercermin di dalam bahasa. Sebaliknya, ada juga yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi oleh kebudayaan dan cara berpikir manusia atau penutur bahasa. Masinambouw mengatakan bahwa bahasa (sastra) dan kebudayaan merupakan dua system yang melekat pada manusia. Jika kebudayaan adalah system yang mengatur interaksi manusia di dalam masyarakat, maka bahasa (sastra) adalah suatu system yang berfungsi sebagai sarana berlangsunganya suatu interaksi.


Reff :
  • http://www.referensimakalah.com/2012/11/pengertian-budaya-dan-kebudayaan.html
  • http://nindy91.wordpress.com/2010/10/28/hubungan-budaya-dan-sastra/
  • http://bloginnasyifazahrah.blogspot.com/2013/09/hubungan-sastra-dan-budaya.html

Thursday, November 7, 2013

"Pengertian Cinta Menurut Pribadi masing-masing dan Manfaatnya bagi kita Para Manusia"


Cinta adalah salah satu perasaan yg Tuhan taruh dalam diri manusia, agar manusia dapat saling  mengasihi, saling menghargai satu sama lain. Cinta dapat berupa kasih sayang yg dapat dwujudkan dlm bentuk perhatian, kepedulian dan banyak lagi. Cinta dalam kehidupan sehari-hari dapat berupa cinta terhadap pasangan, terhadap orang tua,terhadap keluarga, terhadap teman, terhadap sesama,dll namun Cinta yang paling harus kita jaga adalah Cinta kita terhadap Tuhan yang telah menciptakan kita.

Cinta terhadap pasangan adlh cinta antara dua insan yang memiliki komitmen untuk mengasihi satu sama lain untuk selamanya. Cinta terhadap orang tua adlh cinta di wujudkan dalm bntuk rasa hormat dan patuh, Cinta terhadap keluarga(saudara) adlh cinta yang takkan pernah punah cinta yang saling menghargai satu sama lain, cinta terhadap sesame dpt diwujudkan dlm bntuk kepedulian antar sesama manusia yg saling membutuhkan.

Namun di jaman sekarang Cinta banyak di salah artikan, banyak yang mengucapkan kata Cinta tanpa tau arti Cinta itu sebenarnya, sehingga Cinta yang ada tidak bertahan lama atau bahkan bisa berubah menjadi benci. Banyak juga yang bilang bahwa cinta dan benci itu beda tipis, namun menurut saya benci dan cinta itu adalah dua hal yang sangat berbeda, karna cinta yang murni takkan pernah menyakiti.

Manfaat Cinta bagi Para Manusia


Cinta akan membuat setiap orang dapat menghargai satu sama lain, saling mengasihi terhapap sesama, cinta akan membuat anak patuh akan orang tuanya, cinta akan membuat setiap pasangan menjadi harmonis dan bertahan selamanya.

Cinta dapat mengalahkan emosi, rasa egois ingin menang sendiri, sehingga setiap orang yang memiliki cinta dalam hidupnya dapt membuat orang tersebuat awet muda atau bahkan panjang umur.

Cinta tidak pernah salah, yang salah adalah pribadi yang tidak dapat menghargai cinta itu sendiri..
So.. milikilah Cinta dalam Hidupmu maka hidupmu akan Sejahtera dan Bahagia.